Dyer dan McHugh 1975 dalam penelitiannya menggunakan tiga kriteria

Dyer dan mchugh 1975 dalam penelitiannya menggunakan

This preview shows page 41 - 44 out of 90 pages.

). Dyer dan McHugh (1975) dalam penelitiannya menggunakan tiga kriteria keterlambatan: 1. preliminary lag , yaitu interval jumlah hari antara tanggal laporan keuangan sampai penerimaan laporan akhir preliminary oleh bursa; 2. Auditor’s report lag , yaitu jumlah hari antara laporan keuangan sampai tanggal laporan auditor ditandatangani; 3. Total lag, adalah interval jumlah hari antara tanggal laporan keuangan sampai tanggal penerimaan laporan dipublikasikan oleh bursa. Penelitian Soo dan Schwartz (1996) mengukur keterlambatan pelaporan berdasarkan pada kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pelaporan informasi keuangan yang ditetapkan oleh SEC. 2.1.8 Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Pasar Modal di Indonesia didirikan pada tahun 1976. Menurut Kepres No.52/1976, Bapepam bertugas: Mengadakan penilaian terhadap perusahaaan-perusahaan yang akan menjual saham-sahamnya melalui Pasar Modal apakah telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukandan sehat; Menyelenggarakan Bursa Pasar Modal yang efektif dan efisien; Terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan-perusahaan yang menjual saham-sahamnya melalui pasar modal. Keluarnya Kepres 53 tentang Pasar Modal dan SK Menkeu No.1548 tahun 1990 menghapus fungsi Bapepam sebagai penyelenggara pasar modal, sehingga
Image of page 41
42 lembaga ini dapat memfokuskan diri pada pengawasan pembinaan pasar modal. Posisis Baepam dalam struktur pasar modal Indonesia yaitu berada di bawah Menteri Keuangan Republik Indonesia dan bertanggungjawab melakukan pembinaan, pengaturan dan pengawasan pasar modal. Dalam melaksanakan fungsinya, Bapepam mempunyai kewenangan untuk memberikan ijin, persetujuan dan pendaftaran kepada para pelaku pasar modal, memproses pendaftaran dalam rangka penawaran umum, menerbitkan peraturan pelaksanaan dari perundang-undangan dan melakukan penegakkan hokum atas setiap pelanggaran terhadap peraturan erundang-undangan. Terkait dengan pelaporan keuangan erusahaan, kewenangan Bapepam sebagaimana tercantum dalam pasal 5 UU asar Modal meliputi: Menetapkan persyaratan dan tata cara pernyataan pendaftaran serta menyatakan, menunda atau mebatalkan efektifnya pernyataan pendaftaran; Mengadakan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap setiap pihak dalam hal terjadi peristiwa yang diduga merupakan pelanggaran terhadap undang- undang dan atau peraturan pelaksanaanya; Mewajibkan setiap pihak untuk: 1. menghentikan atau memperbaiki iklan atau promosi yang berhubungan dengan kejadian di pasar modal; atau 2. mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi akibat yang timbul dari iklan atau promosi dimaksud; Melakukan pemeriksaan atau menunjuk pihak lain untuk melakukan pemeriksaan terhadap:
Image of page 42
43 1. setiap emiten atau perusahaan publik yang telah atau diwajibkan menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Bapepam; 2. pihak yang dipersyaratkan memiliki ijin usaha, ijin orang perorangan, persetujuan atau pendaftaran profesi berdasarkan Undang-undang.
Image of page 43
Image of page 44

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 90 pages?

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture