Pada tahun 2050 kebutuhan dunia untuk pasokan makanan diperkirakan meningkat 60

Pada tahun 2050 kebutuhan dunia untuk pasokan makanan

This preview shows page 6 - 10 out of 14 pages.

Pada tahun 2050 kebutuhan dunia untuk pasokan makanan diperkirakan meningkat 60% sehingga Amerika Serikat saat ini sedang gencar dalam merancang mekanisme pertanian baru, membangun pasar baru, dan menghapus hambatan perdagangan yang tidak adil. Menteri Pertanian AS Sonny Perdue juga mengemukakan bahwa dalam pengelolaan sumber daya pertanian, Amerika Serikat akan menggunakan cara budidaya yang menggunakan lebih sedikit sumber daya, lebih sedikit bahan, lebih sedikit air, lebih sedikit pupuk, lebih sedikit insektisida, lebih sedikit pestisida untuk menghasilkan tanaman yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih bernutrisi.
Image of page 6
3.1.2 Faktor-Faktor dan Indikator Permasalahan Pangan Negara A. Jumlah kelaparan Indikator 2017 2018 Jumlah (jiwa) Persentase (%) Jumlah (jiwa) Persentase (%) Food secure 113,9 juta 88,2% 114,9 juta 88,9% Food insecure 15,2 juta 11,8% 14,3 juta 11,1% Low food security 9,3 juta 7,3% 8,7 juta 6,8% Very low food security 5,8 juta 4,5% 5,6 juta 4,3% ( Sumber: USDA, 2019. ) Berdasarkan data diatas, Amerika Serikat membagi jenis jumlah kelaparan dalam negaranya menjadi dua yakni Food Secure dan Food Insecure. Pertama Food Secure atau masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sudah sebesar 88,9% dari seluruh penduduk Amerika Serikat. Kedua adalah Food Insecure atau ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. B. Jumlah Gizi Buruk Amerika Serikat memiliki masyarakat yang mengalami obesitas sebanyak 1/3 dari jumlah populasi dan kekurangan pangan sebanyak 1/8 dari jumalh populasi di Amerika (NHANES, 2017). Amerika serikat terkenal akan negara adidaya dan negara yang maju. Jumlah masyarakat yang mengalami gizi buruk sedikit, sehingga tidak dapat menemukan data yang pasti. Namun angka obesitas di negara paman sam perlu diperhatikan, dimana setiap tahunnya mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Jumlah obeistas paling bayak dialami oleh para wanita.
Image of page 7
C. Tingkat Kemiskinan Sebagai negara adidaya Amerika serikat terkenal akan kekayaan yang dimilikinya, namun tetep dari seluruh masyarakatnya mmasih dibawah garis kemiskinan. Meskipun begitu pemerintah Amerika serikat terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan dari tahun ke tahun. Tercatat dari tahun 2011-22018 angka kemiskinan terus mengalami penurunan dari 15% hingga menjadi 11,8%. Amerika serikat sendiri pernah mengalami krisis ekonomi pada tahun 2008 sehingga mengakibatkan jumlah kemiskinan di negara paman Sam mengalami kenaikan hingga tahun 2010, namun pada tahun 2011 telah kembal menurun. D. Pendapatan Per Kapita ( Sumber: Trade in Economics ) Pendapatan PerKapita Jumlah (US Dollar) Persentase Pertumbuhan (%) 2016 57.901 2,0% 2017 60.000 3,6% 2018 62.869 4,8%
Image of page 8
C. Tingkat Pengangguran (Sumber: Trade in Economics, 2019) Negara Amerika serikat sebagai negara maju memiliki lapangan pekerjaan yang melimpah, sehingga pengangguran yang ada di negara tersebut dapat ditekan. Meskipun sebagai negara maju bahkan ekonominya terbaik sedunia, Amerika pernah mengalami krisis ekonomi pada tahun 2008 sehinggga megakibatkan perusahaan yang harus gulung tikar dan para pekerjanya banyak yang di PHK. Akibat dari kejadian tersebut angka pengangguran di Amerika mengalami kenaikan yang tajam pada tahun 2008-2010, bahkan menjadi jumlah pengangguran terbanyak selama 25 tahun terakhir. Setelah mengalami
Image of page 9
Image of page 10

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture