maupun untuk tenaga kerja bila tidak dikerjakan sendiri Tanggapan peternak

Maupun untuk tenaga kerja bila tidak dikerjakan

This preview shows page 5 - 7 out of 7 pages.

maupun untuk tenaga kerja bila tidak dikerjakan sendiri. Tanggapan peternak mengenai peran pemerintah dalam pengelolaan limbah ternak menunjukkan bahwa sebanyak 60,82% responden setuju penegakan peraturan dan hukum dapat mendorong dilaksanakannya pengelolaan limbah ternak sedangkan 34,02% ragu-ragu. Cukup banyaknya responden yang ragu-ragu menunjukkan bahwa penegakan peraturan dan hukum belum tentu dapat mengubah perilaku para peternak sapi potong. Nara sumber dari Bidang Peternakan Dinas Hutbunnak menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada peraturan daerah di Kabupaten Majalengka yang berkaitan dengan pengelolaan limbah ternak. Menurut Soekanto (2007) perilaku manusia pada umumnya adalah sesuai dengan hukum. Tanpa adanya aturan yang jelas tentang pelaksanaan pengelolaan limbah ternak maka program ataupun kebijakan tentang hal tersebut tidak dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sebanyak 61,86% responden sangat setuju bahwa adanya bantuan sarana/prasarana dari pemerintah seperti unit pengolahan pupuk organik dan peralatan biogas dapat mendorong dilaksanakannya pengelolaan limbah ternak, sebanyak 35,05% menyatakan setuju dan hanya 2,06% yang menyatakan ragu-ragu serta 1,03% tidak setuju. Hal ini menunjukkan besarnya ketergantungan peternak sapi potong terhadap bantuan dari pemerintah khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan limbah ternak. Model Analisis Jalur Besarnya nilai koefisien jalur variabel lain yang tidak dilibatkan dalam model analisis jalur (ρyε) dihitung dengan rumus ρyε = 1 – R 2 yx1x2x3 dan diperoleh 0,618. Model analisis jalur yang terbentuk adalah : Secara keseluruhan model tersebut cocok untuk menerangkan dan memprediksi keputusan peternak sapi potong dalam melaksanakan pengelolaan limbah ternak. Hal ini sejalan dengan konsep yang dinyatakan Sarwono (1991) bahwa pembentukan sikap individu dipengaruhi oleh faktor individu, faktor lingkungan dan faktor objek yang disikapi. Selanjutnya dikemukakan bahwa sikap merupakan kesiapan seseorang untuk bereaksi atau bertindak. Hasil pengolahan data dengan menggunakan perhitungan analisis jalur ( path analysis ) menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap status pengelolaan limbah ternak sapi potong adalah variabel kondisi lingkungan dengan pengaruh langsung sebesar 16,403% kemudian variabel karakteristik inovasi
Image of page 5