Apabila suatu transaksi tidak dicatat ke dalam buku jurnal karena lupa tidak

Apabila suatu transaksi tidak dicatat ke dalam buku

This preview shows page 15 - 18 out of 23 pages.

Apabila suatu transaksi tidak dicatat ke dalam buku jurnal karena lupa tidak akan mempengaruhi keseimbangan debit dan kredit neraca saldo akan tetapi jumlah saldo yang ada di dalam neraca saldo salah. 2. Suatu tarnsaksi dicatat dalam jurnal dengan satuan uang yang salah. Misalnya suatu transaksi pembayaran biaya sewa sebesar Rp 450.000 di tulis sebesar Rp 45.000. Kesalahan ini tidak akan mempengaruhi keseimbangan debit dan kredit neraca saldo. 3. Suatu transaksi dicatat dalam jurnal lebih dari satu kali. Pencatatan suatu transaksi lebih dari satu kali tidak akan mempengaruhi keseimbangan debit dan kredit neraca saldo tetapi mengakibatkan saldo rekening dilaporkan lebih besar dari jumlah yang sebesarnya. 4. Suatu transaksi dicatat dalam jumlah jurnal pada rekening yang salah. Kesalahan dalam pencatatan transaksi dengan cara mencatat pada rekening yang tidak semestinya tidak akan mempengaruhi keseimbangan debit dan kredit neraca saldo akan tetapi mengakibatkan suatu rekening dilaporkan lebih besar dan rekening lainnya dilaporkan terlalu kecil dari yang sebesarnya. Untuk menghidari terjadinya kesalahan-kesalahan yang dapat berakibat fatal, maka suatu ketelitian bekerja sangat diperlukan oleh para pemegang pembukuan (book keepers). Suatu langkah pencegahan yang lebih baik adalah sebagai berikut: a Menganalisis elemen-elemen yang akan dipengaruhi oleh sesuatu transaksi, apakah itu aktiva, hutang, modal, pendapatan dan biaya b Menganalisis pengaruh suatu transaksi kepada elemen c Menganalisis pendebitan dan pengkreditan yang semestinya dilakukan, apakah sesuatu tambahan pada elemen tertentu harus dicatat pada sisi debet ataukah pada sisi kredit.
Image of page 15
d Menguji kebenaran posting yang dilakukan, dengan membandingkan angka-angka pada jurnal dengan yang yang tercantum padarekening. e Menguji ulang kesamaan antara keseluruhan jumlah debit dengan keseluruhan jumlah kredit dalam jurnal. f Menyusun daftar rekening pada neraca saldo secara urut sesuai dengan nomor tiap-tiap rekening. g Memeriksa posisi angka, khususnya tanda titik yang memisahkan posisi ribuan, jutaan, milyaran dan seterusnya serta tanda koma yang menunjukkan pecahan desimal, sehingga tidak terjadi kesalahan meletakkan tanda tersebut. Berikut ini adalah contoh Neraca Saldo Perusahaan Brilliant Per 31 Desember 2002. Angka–angka dan jumlah saldo rekening tidak ada kaitannya dengan pembahasan soal sebelumnya: PT BRILLIANT Neraca Saldo Per 31 Desember 2002 No Rek Nama Rekening Debit Kredit 101 Kas Rp 25.500.00 102 Piutang Usaha 1.500.000 103 Premi Asuransi Dibayar di Muka 850.000 104 Bahan Habis Pakai 500.000 105 Perangkat Kantor 7.000.000 106 Kendaraan 20.000.000 201 Utang Usaha Rp 4.350.000 202 Utang Bank 8.000.000 301 Modal Tuan Brilliant 23.500.000 302 Prive Tuan Brilliant 3.000.000 401 Pendapatan Jasa 35.000.000 402 Pendapatan Sewa 3.000.000 501 Biaya Gaji 8.500.000 502 Biaya Sewa 5.000.000 503 Biaya Air, Telepon & Listrik 1.500.000 504 Biaya lain-lain 500.000 73.850.000 73.850.000 Jurnal Koreksi
Image of page 16
Di dalam pencatatan transaksi ke dalam buku jurnal dan proses pemindahan ke rekening buku besar kemungkinan terjadi kesalahan sangatlah besar. Untuk mengatasi terjadinya kesalahan tersebut diperlukan perlakuan-perlakuan yang khusus bukan hanya sekedar menghapus dengan menggunakan karet penghapus atau korektor (tip-
Image of page 17
Image of page 18

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 23 pages?

  • Summer '18
  • Agus Setiawan

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture