Pengakuan dan pengukuran akuntansi imbalan kerja

This preview shows page 245 - 247 out of 412 pages.

bulan atau lebih setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasanya. Pengakuan dan Pengukuran Akuntansi Imbalan Kerja Jangka Panjang Untuk imbalan kerja jangka panjang lainnya, entitas mengakui total nilai neto darijumlah berikut dalam laba rugi kecuali jika SAK mensyaratkan atau mengizinkanjumlah tersebut untuk termasuk dalam biaya perolehan aset:a. biaya jasa;b. biaya bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto; danc. pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto.Pengukuranimbalankerjajangkapanjanglainnyaserupadenganpengukuranimbalan pascakerja, tetapi lebih sederhana. Pengukuran liabilitas ini berbeda denganpengukuran imbalan pascakerja. Dalam hal pengukuran, imbalan jangka panjang laintidak mengakui pengukuran kembali dalam penghasilan komprehensif lain, tetapidalam laba rugi sebagai liabilitas jangka panjang lainnya. Imbalan kerja dapat mengalami reklasifikasi. Ketika suatu imbalan yang sebelumnyadiklasifikasikan sebagai imbalan kerja jangka panjang memenuhi kriteria imbalankerja jangka pendek, yaitu ketika imbalan diharapkan untuk diselesaikan seluruhnya dalam dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan ketika jasa diberikan, terjadi reklasifikasi imbalan tersebut. Namun, efek dari reklasifikasi ini hanyalah imbalantersebut diukur dengan dasar tak terdiskonto. Hasil pengukuran ini tidak akan berbedasecara signifikan dari nilai kini imbalan.Suatu imbalan dapat diklasifikasikan sebagai imbalan kerja jangka panjang lainnya, tapidisajikan seluruhnya sebagai liabilitas jangka pendek. Hal ini dikarenakan pekerja tidakdiharapkan untuk menarik seluruh imbalan mereka dalam periode dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan ketika jasa diberikan sehingga masuk klasifikasi imbalankerja jangka panjang lainnya. Akan tetapi, pekerja berhak menerima imbalan saatdiminta, dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan, bukanwaktu harapan penyelesaian, seperti saat pekerja akan meninggalkan entitas. Dalammengukur kewajiban imbalan seperti ini, digunakan metode valuasi yang digunakandalam mengukur imbalan pasti (pascakerja), kecuali dalam hal pengukuran kembali yang diakui dalam laporan laba/rugi. PSAK 24 paragraf 69 mengatur secara spesifik bahwaentitas mendiskontokan seluruh kewajiban, bahkan jika sebagian kewajiban diharapkanakan diselesaikan sebelum dua belas bulan setelah periode pelaporan.Maka, meskipun kewajiban termasuk liabilitas jangka pendek yang diklasifikasikan sebagai imbalan kerjajangka panjang lainnya, liabilitas tetap diukur dengan dasar yang didiskontokan.
8BABBuku 2Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK Berbasis IFRS256Ikatan Akuntan IndonesiaImbalan Terminasi (Pesangon) Imbalan terminasi adalah imbalan yang diberikan dalam pertukaran atas terminasi perjanjian kerja dengan pekerja sebagai akibat dari keputusan entitas untuk memberhentikan pekerja sebelum usia purnakarya normal atau keputusan pekerja menerima tawaran imbalan sebagai pertukaran atas terminasi perjanjian kerja. Akantetapi, pesangon tidak diberikan pada pekerja yang meminta terminasi kontrak kerja

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 412 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Summer
Professor
s.e
Tags

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture