Beberapa tahapan pada operasi pemboran yaitu 12 a Pemboran eksplorasi Pemboran

Beberapa tahapan pada operasi pemboran yaitu 12 a

This preview shows page 22 - 26 out of 39 pages.

Beberapa tahapan pada operasi pemboran, yaitu :
Image of page 22
12 a. Pemboran eksplorasi Pemboran yang dilakukan untuk membuktikan ada tidaknya hidrokarbon serta untuk mendapatkan data-data bawah permukaan sebanyak mungkin. b. Pemboran deliniasi Pemboran yang bertujuan untuk mencari batas-batas penyebaran migas.pada lapisan penghasilnya. c. Pemboran pengembangan Pemboran yang akan difungsikan sebagai sumur-sumur produksi. d. Pemboran sumur-sumur sisipan ( Infil ) Pemboran yang letaknya diantara sumur-sumur yang telah ada dengan tujuan untuk mengambil hidrokarbon dari area yang tidak terambil oleh sumur-sumur sebelumnya yang telah ada. Operasi pemboran harus didasarkan atas beberapa pertimbangan, yaitu : a. Sulitnya pembebasan lahan, mengingat terjadinya overlaping ataskepentingan tata guna lahan beberapa instansi, misalnya : Daerah persawahan teknis Daerah industri Perkebunan dan Kehutanan b. Kepentingan sosial ekonomi penduduk. c. Harga lahan dan pembuatan lokasi yang cukup mahal. d. Dan lain sebagainya. Operasi pengeboran putar ( Rotary Drilling ) modern mempunyai satu tugas utama, yaitu mengebor suatu lubang secara aman dilapisan permukaan bumi sampai menembus formasi yang kaya akan minyak atau gas bumi (lapisan prospek). Lubang hasil pengeboran tadi setelah bagian dalamnya dilapisi dengan casing disebut dengan lubang sumur, menjadi penghubung antara formasi tersebut dengan permukaan tanah. Operasi-operasi pengeboran ini dimungkinkan dengan menggunakan kompleks pengeboran ( Drilling Complex ) yang bermutu tinggi, yaitu rig pengeboran putar yang modern ( Rotary Drilling Rig ). Secara umum di dunia perminyakan kita kenal ada 2 jenis pemboran yakni “ Overbalance Drilling “, di mana kondisi dari tekanan hidrostatis ( Ph ) lumpur
Image of page 23
13 kita berada di atas tekanan formasi ( Pf ), jenis pemboran ini sering juga di sebut sebagai pemboran konvensional. Selanjutnya yang kedua yakni “ Underbalance Drilling “, di mana kondisi dari tekanan lumpur pemboran ( Ph ) di bawah dari tekanan formasi ( Pf ). Rig pengeboran putar terdiri atas 5 (lima) sistem-sistem bagianutama : 1. Sistem Tenaga ( Power System ) Gambar 4.2.2. Sistem Tenaga Sistem tenaga terdiri dari 2 (dua) sub komponen utama, yaitu : a. Sumber Tenaga Utama ( Power Supply Equipment ) Ada dua jenis Prime Mover yang umum di kenal,yakni : Prime Mover Diesel Prime mover ini berbahan bakar solar. Prime Mover Gas Prime mover ini berbahan bakar gas, efektif untuk lapangan yang banyak menghasilkan gas, sehingga gas ini dapat di gunakan untuk bahan bakarnya. b. Sistem Transmisi Tenaga ( Distribution Equipment ) Dalam sistem transmisi ini juga ada dua jenis transmisi, yakni : Transmisi secara mekanik Penyaluran sumber energy secara mekanik, menggunakan rantai atau gear.
Image of page 24
14 Transmisi secara elektrik Penyaluran sumber energy secara elektrikal dengan panel control. 2. Sistem Pengangkat ( Hoisting System ) Gambar 4.2.3. Sistem Pengangkatan Sistem Pengangkat terdiri dari 2 (dua) sub bagian utama atau komponen yaitu: a. Struktur penyangga : Menara Pengeboran Derrick Menara Pengeboran Mast Structure Bawah ( Substructure ) Lantai Rig ( Rig Floor ) b. Peralatan pengangkatan : Mesin Penarik ( Draw work ) Alat-alat Bagian Atas ( Overhead Tools ): 1) Balok Mahkota ( Crown Block ) 2) Balok Jalan ( Travelling Block ) 3) Kait ( Hook ) 4) Elevator
Image of page 25
Image of page 26

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 39 pages?

  • Winter '14
  • ir. sugiatmo kasmungin

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes