Dapat dikaitkan dengan penyimbolan kegiatan riil

Info icon This preview shows pages 1–3. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
dapat dikaitkan dengan penyimbolan kegiatan riil perusahaan sehingga seseorang dapat membayangkan kegiatan perusahaan tanpa terlibat langsung (melalui elemen-elemen di laporan keuangan seperti aset
Image of page 1

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
kewajiban, pendapatan, dll) agar menghasilkan informasi semantik yang bermakna bagi pengguna laporan (Suwardjono, 2011). Apakah elemen-elemen laporan keuangan benar-benar mempresentasikan apa yang memang dimaksudkan dan untuk meyakinkan bahwa laporan tersebut tidak disalahartikan oleh pemakai Kelemahan teori sintatik & semantik: 1. Saat di historical cost accounting melambangkan profit, hal itu menggambarkan apa? Ex: dpresiasi menggunakan angka masa lalu, biaya depresiasi digunakan sebagai pengurang profit masa sekarang. Sehingga tidak meperhitungkan inflasi. 5 apel – 3 jeruk = ? sehingga tidak ada arti/makna semantik dari historical cost accounting. Bisa dibilang menghasilkan 2 pelruk, tapi orang2 ga mengerti itu maksudnya apa. 2. Outputnya bisa dikritisi sebagai poor syntax innaccurate; karena jeruk dan apel added together. Implikasinya angka2 yang dihasilkan akuntansi tidak menggambarkan kondisi perusahaan sehingga orang-orang tidak percaya atas angka. Historical costing tidak berguna bagi pengambilan keputusan yang merupakan tujuan teori normatif Teori sintatik dan semantik paling dekat dengan kondisi akuntansi saat ini; berdasar definisi akuntansi sebagai proses mencatat bla bla dari transaksi sebagai catatan, kemudian membuat laporan keuangan. Kalo definisi akuntansi difokuskan pada memberikan informasi yang digunakan dalam rangka pengambilan keputusan yang efektif dan efisien, maka bergeser ke normatif. Karena menggambarkan kondisi ideal. TEORI NORMATIF Pendekatan normatif didasarkan pada pendekatan semantik dan sintatik. Teori ini berfokus pada apa yang seharusnya dilakukan ; alih alih pada analisis dan penjelasan mengenai praktik yang dilakukan saat ini. Teori normatif pada tahun 50an dan 60an—‘golden age’ penelitian akuntansi dengan pendekatan normatif—terkonsentrasi pada (1) menemukan/menentukan ‘pendapatan riil’ (keuntungan) pada periode akuntansi tertentu (TRUE INCOME) atau (2) mengenai jenis infomasi akuntansi seperti apa yang dianggap berguna dalam mengambil keputusan ekonomi. Teori normatif dibangun dari yang kondisi ideal dulu. Definisikan kondisi ideal; kemudian berujung ke bagaimana seharusnya xx disembolkan dan bagaimana simbolnya. Sistem akuntansi sebuah perusahaan harus menjadi feeder model prediksi user agar bisa dijadikan pertimbangan pengambilan keputusan oleh user. Di normatif teori berarti ga ada depresiasi. 1. ‘Pendapatan riil’/ True Income: Ahli teori ‘pendapatan riil’ berfokus mencari satu tolak ukur untuk aset dan nilai keuntungan yang unik (1 angka profit saja) dan benar . Namun, tidak ada kesepakatan mengenai tolak ukur yang dianggap benar dalam mengukur nilai (aset) dan keuntungan.
Image of page 2
Image of page 3
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern