Untuk mencapai hal hal tersebut maka harus dipahami faktor faktor yang

Untuk mencapai hal hal tersebut maka harus dipahami

This preview shows page 19 - 23 out of 39 pages.

dan menghasilkan keuntungan ekonomis yang maksimal. Untuk mencapai hal-hal tersebut, maka harus dipahami faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan penyebaran sumur yaitu, distribusi cadangan termasuk geometri (bentuk dan ukuran) cadangan, distribusi produktivitas, struktur geologi dan posisi struktur serta mekanisme pendorong reservoir. Sebelum membicarakan karakteristik dari fluida reservoir akan lebih baik kita memahami diagram fasa antara Tekanan dan Temperatur. Gambar 4.1.5. Diagram Fasa Fluida Reservoir Dari diagram fasa diatas Fluida reservoir itu diklasifikasikan berdasarkan kuantitas fasa ringan dan beratnya yang menyesuaikan terhadap penambahan Tekanan dan temperature tertentu. Fluida reservoir diklasifikasikan menjadi : 1. Black Oil ( Low Shrinkage Oil ) 2. Volatile Oil ( High Shrinkage Oil ) 3. Retrograde gas Condensate 4. Wet Gas 5. Dry Gas
Image of page 19
9 Gambar 4.1.6. Klasifikasi Fluida Reservoir Setelah memahami pembagian barulah kita membicarakan mengenai karakteristik dari fluida reservoir itu sendiri. Karakteristik fluida reservoir itu dipengaruhi oleh sifat fisik dari fluida itu sendiri yaitu : 1. Kelarutan Gas Dalam Minyak (Rs) Dari grafik dibawah dapat dilihat pengaruh tekanan terhadap kelarutan gas dalam minyak dimana akan konstan ketika diatas tekanan bubble point. Saat mencapai bubble point semakin rendah tekanannya maka akan terjadi penurunan harga dari kelarutan gas dalam minyak (Rs). Gambar 4.1.7. Pressure vs Kelarutan Gas dalam Minyak
Image of page 20
10 2. Faktor Volume Formasi Minyak (Bo) Dari grafik di bawah dapat dilihat bahwa setiap penurunan tekanan akanmembuat Bo meningkat sampai mencapai Tekanan bubble point . Setelah mencapai bubble point ketika tekanan terus turun membuat Bo akan menjadi turun karena adanya pembebasan gas dari oil yang membuat volume menurun. Gambar 4.1.8. Pressure vs Faktor Volume Formasi 3. Viskositas Oil Dari grafik di bawah dapat dilihat bahwa pada tekanan diatas bubble point setiap penurunan tekanan akan membuat viskositas dari oil akan menurun sampai pada tekanan bubble point . Setelah mencapai bubble point akan terjadi pembebasan gas dan membuat meningkatnya viskositas setiap penurunan tekanannya karena menghilangnya fasa ringan dari oil tersebut. Gambar 4.1.9.
Image of page 21
11 Pressure vs Viskositas Minyak 4. Kompresibilitas Minyak Adalah salah satu sifat fluida, yaitu seberapa mudah volume dari suatu massa fluida dapat diubah apabila terjadi perubahan tekanan, artinya seberapa mampu-mampatkah fluida tersebut. Agar lebih mengenali data lapangan yang harus diperoleh untuk penyusunan laporan disusun sebagai berikut : a. Data sifat fisik batuan reservoir b. Data sifat fisik fluida reservoir c. Sejarah produksi sumur pada lapangan tertentu 4.2. ASPEK PEMBORAN Gambar 4.2.1. Peralatan Pemboran Pemboran yakni suatu proses membuat lubang dengan peralatan tertentu atau khusus, yang di lakukan menembus lapisan-lapisan di bawah permukaan bumi sampai pada target yang akan di capai.
Image of page 22
Image of page 23

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 39 pages?

  • Winter '14
  • ir. sugiatmo kasmungin

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture