2 tujuan tujuan dibuatnya makalah ini adalah memenuhi

This preview shows page 4 - 7 out of 26 pages.

2. TujuanTujuan dibuatnya makalah ini adalah :Memenuhi tugas PIL (Pengantar Ilmu Lingkungan) disemester II ini.Menjelaskan definisi,jenis-jenis,hukum-hukum serta tata pelaksanaan yang berkaitandengan Ruang Terbuka HijauMemberitahukan pembaca bagaimana permasalahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalamlingkungan di daerah Kotamadya Bandung khususnya di daerah Bandung UtaraMemberitahukan pentingnya peran Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut dalam berbagaiaspek bagi kelangsungan hidup masyarakat kota.Menberikan solusi tentang permasalahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung.3. Ruang LingkupTerdapat dua ruang lingkup yang penulis ambil,yakni ruang lingkup materi danwilayah.Sesuai dengan judul makalah ini,Permasalahan Ruang Terbuka Hijau di KotamadyaBandung (Studi Kasus di Bandung Utara) dan latar belakang yang telah dibuat. Maka yangmenjadi ruang lingkup materi dari makalah ini adalah pengertian serta macam-macamRTH,masalah-masalah lingkungan yang berhubungan dengan Ruang Terbuka Hijau,contoh-contoh kasus nyata,segala peraturan (undang-undang) yang membahas tentang Ruang TerbukaHijau. Ruang lingkup wilayah yang penulis ambil adalah daerah Bandung utara.4. Pembahasan4.1. Ruang TerbukaPage| 21-Teknik Perawatan dan Perbaikan Gedung
Gambar Ruang terbuka hijauSecara umumruang terbuka publik (open spaces) di perkotaan terdiri dari ruangterbuka hijau dan ruang terbuka non-hijau. Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan adalahbagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi olehtumbuhan, tanaman dan vegetasi (endemik maupun introduksi) guna mendukung manfaatekologis, sosial-budaya dan arsitektural yang dapat memberikan manfaat ekonomi(kesejahteraan) bagi masyarakatnya. Ruang terbuka non-hijau dapat berupa ruang terbukayang diperkeras (paved) maupun ruang terbuka biru (RTB) yang berupa permukaansungai, danau, maupun areal-areal yang diperuntukkan sebagai genangan retensi. Secarafisik RTH dapat dibedakan menjadi RTH alami yang berupa habitat liar alami, kawasanlindung dan taman-taman nasional, maupun RTH non-alami atau binaan yang sepertitaman, lapangan olah raga, dan kebun bunga. Secara ekologis RTH dapat meningkatkankualitas air tanah, mencegah banjir, mengurangi polusi udara, dan menurunkantemperatur kota. Bentuk-bentuk RTH perkotaan yang berfungsi ekologis antara lainseperti sabuk hijau kota, hutan kota, taman botani, sempadan sungai dll. Secara sosial-budaya keberadaan RTH dapat memberikan fungsi sebagai ruang interaksi sosial, saranarekreasi, dan sebagai tetenger kota yang berbudaya. Bentuk RTH yang berfungsi sosial-budaya antara lain taman-taman kota, lapangan olah raga, kebun raya, TPU dansebagainya1[2].Permintaan akan pemanfaatan lahan kota yang terus tumbuh dan bersifatakseleratif untuk untuk pembangunan berbagai fasilitas perkotaan, termasuk kemajuan1Page| 31-Teknik Perawatan dan Perbaikan Gedung
teknologi, industri dan transportasi, selain sering mengubah konfigurasi alami

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 26 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Spring
Professor
Mr. Hery Wibowo
Tags

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture