3 rasio nilai pasar nilai buku ekuitas biasa nilai

This preview shows page 17 - 20 out of 29 pages.

3.Rasio Nilai Pasar/ Nilai BukuEkuitas BiasaNilai Buku Persaham =Analisis Laporan Keuangan D’Leon Inc.Page 17
Saham beredar$ 1.952.352== $ 7,809250.000Harga Pasar persahamRasio nilai pasar/ nilai Buku =Nilai Buku Persaham$ 12,17= = 1,56 x$ 7,809Berdasarkan data dari Neraca dan Laporan Laba-Rugi estimasi 2006 dan perhitunganrasionya, Rasio nilai pasar/nilai buku adalah 1,56x. Rasio D’Leon berada dibawah rata-rata industri 2,4 kali. Dari perhitungan ketiga rasio pasar, ini menunjukkan bahwa investor menilai lebih rendahterhadap perusahaan D’Leon, dapat dilihat nilai rasio ketiganya dibawah rata-rata industri.3.6Persamaan Du PontROA = Margin Laba x Peputaran Total AsetLaba BersihPenjualanROA =x PenjualanTotal Aset253.5847.035.600ROA =x = 3,6% x 2,01 = 7,24%7.035.6003.497.152Perhitungan diatas menunjukkan bahwa perusahaan memperoleh 3,6% atas setiap dolarpenjualan dan aset diputar 2,01 kali sepanjang tahun tersebut. Oleh karena ituperusahaan memperoleh pengembalian 7,24% atas asetnya.Total Aset$ 3.497.152Multiplier Ekuitas = == 1,79Ekuitas Biasa$ 1.952.352Imbal Hasil Atas EkuitasROE = ROA x Multiplier Ekuitas= 7,24 x 1,79 = 12,96% = 13%Dari persamaan terlihat bahwa ROE D’Leon tergantung pada ROA dan penggunaanLeverage.ROE = Margin Laba x Peputaran Total Aset x Multiplier Ekuitas= 3,6 x 2,01 x 1,79 = 12,95% = 13%Penjabaran Perhitungan ROE diatas menunjukkan bahwa margin laba,perputaran totalaset dan Penggunaan utang bersama-sama menentukan pengembalian atas ekuitas. Yangmenjadi kekuatan utama perusahaan adalah dari bagian penjualan dengan indikasi rasio yangtinggi mencapai rata-rata industri. Perputaran total aset perputaran total aset perusahaanmasih dibilang lemah karena berada dibawah rata-rata indsutri yang mengindikasikanperusahaan kurang memaksimalkan aset yang ada,bisa dikatakan juga aset terlalu berlebih,ini haruslah menjadi koreksi/perbaikan perusahaan. Sedangkan untuk ekuitas cukuplah baikbila dibandingkan dengan perusahaan industri, karena perusahaan lain mendanai asetnyalebih dari 50% dengan modal sendiri,dan rasio utang D’Leon berada dibawah rata-rata
industri yang artinya penggunaan utang D’Leon lebih baik daripada Perusahan lain. Namunbila dibandingkan dengan kontribusinya untuk menghasilkan ROE, keberedaan ekuitas palingkecil sehingga perlu diadakan perbaikan. ( Koreksi akan dibahas 3.6 )3.7Analisa Pengaruh Perbaikan DSO / ACP dan Penyesuaian Persediaan3.7.1Analisi Perbaikan DSO/ACPDari laporan neraca dan laporan laba rugi estimasi 2006, DSO/ ACP diperoleh sebesar45,6hari. Angka ini kurang efektif, maka Perusahaan harus memperbaiki prosedurpenagihannya menjadi rata-rata industri 32hari dengan tidak mempengaruhi penjualan dan initentunya akan lebih baik. Kemudian pembayaran piutang yang menjadi digunakanperusahaan untuk membeli kembali sahamnya.Piutang Piutang ACP == = 32 hariPenjualan tahunan/3657036/365Piutang = 32 x 19,28 = 616,85Pengurangan Piutang = $ 878 – $ 616,85 = $ 261,15Ekuitas Baru = Ekuitas Lama- Saham yang dibeli kembali= $ 1.952 - $ 261,15 = $ 1.690,85Ekuitas Baru$ 1.690,85Nilai Buku Persaham === $ 6,76 ( BVPS lama $7,809)Saham beredar250.000Harga Pasar persaham$12,17Rasio nilai pasar/nilai Buku == = 1,8 x (Lama 1,56x)Nilai Buku Persaham$ 6,76Neraca Disederhanakan Sebelum

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture