b Alat Musik Alat musik daerah Jawa Timur pada umumnya sama 40 dengan alat

B alat musik alat musik daerah jawa timur pada

This preview shows page 40 - 43 out of 45 pages.

b) Alat Musik Alat musik daerah Jawa Timur pada umumnya sama
Image of page 40
40 dengan alat Musik tradisional yang terdapat di Jawa Tengah, yaitu gamelan. c) Senjata Tradisional Senjata tradisional Jawa Timur yang sangat terkenal yaitu cerulit, yang bentuknya seperti bulan sabit. Merupakan senjata khas suku Madura. Senjata khas lainnya yaitu keris, kodi, tombak, Sondre, pisau, belati, arit bulu ayam, dan calo atau birang. 6. Daerah Istimiwa Yogyakarta Letak geografis : 7° 33’ - 8°l2’ LS dan 110° 00’- 110°50’ BT Luas : 3. 185,80 KM 2 Penduduk : 3.343.651 (2008) Agama : Islam 90%, Katolik 5%, lain-lain 5% Ibu kota : Yogyakarta Pelabuhan udara : Adi Sucipto Hasil pertanian : Padi, palawija Hasil perkebunan : Kelapa, Kapuk, Kapas, Cengkeh, cokelat Hasil perikanan : Perikanan darat dan perikanan laut Hasil peternakan : Kuda, sapi, kambing, babi Hasil industri : Batik, bahan bangunan, anyam-anyaman, tenunan, keramik, gula. a. Geografis DIY terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa, secara geografis terletak pada 8º 30' - 7º 20' Lintang Selatan, dan 109º 40' - 111º 0' Bujur Timur. Berdasarkan bentang alam, wilayah DIY dapat dikelompokkan menjadi empat satuan fisiografi, yaitu satuan fisiografi Gunungapi Merapi, satuan fisiografi Pegunungan Sewu atau Pegunungan Seribu, satuan fisiografi Pegunungan Kulon Progo, dan satuan fisiografi Dataran Rendah. Secara garis besar Kota Yogyakarta merupakan dataran rendah dimana dari barat ke timur relatif datar dan dari utara ke selatan memiliki kemiringan ± 1 derajat. Tipe iklim "AM dan AW", curah hujan rata-rata 2.012 mm/thn dengan 119 hari hujan, suhu rata-rata 27,2°C dan kelembaban rata-rata 24,7%. Angin pada umumnya bertiup angin muson dan pada musim hujan bertiup angin barat daya dengan arah 220° bersifat basah dan mendatangkan hujan, pada
Image of page 41
41 musim kemarau bertiup angin muson tenggara yang agak kering dengan arah ± 90° - 140° dengan rata-rata kecepatan 5-16 knot/jam. b. Demografi Laju pertumbuhan penduduk di DIY antara 2003-2007 sebanyak 135.915 jiwa atau kenaikan rata-rata pertahun sebesar 1,1%. Umur Harapan Hidup (UHH) penduduk di DIY menunjukkan kecenderungan yang meningkat dari 72,4 tahun pada tahun 2002 menjadi 72,9 tahun pada tahun 2005. Ditinjau dari sisi distribusi penduduk menurut usia, terlihat kecenderungan yang semakin meningkat pada penduduk usia di atas 60 tahun. Proporsi distribusi peduduk berdasarkan usia produktif memiliki akibat pada sektor tenaga kerja. Angkatan kerja di DIY pada 2010 sebesar 71,41%. c. Etnis Berdasarkan data Sensus Penduduk 2010, mayoritas penduduk suku bangsa di DIY, yakni Jawa (96,53%) dari 3.451.006 jiwa penduduk. d. Agama Penduduk DIY mayoritas beragama Islam yaitu sebesar 90,96%, selebihnya beragama Kristen, Katholik, Hindu, Budha. e. Kebudayaan dan Kesenian DIY mempunyai beragam potensi budaya, baik budaya yang tangible (fisik) maupun yang intangible (non fisik). Potensi budaya yang tangible antara lain kawasan cagar budaya, dan benda cagar budaya sedangkan potensi budaya yang intangible seperti gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku sosial yang ada dalam masyarakat. Salah satu rumah tradisional di DIY yaitu rumah joglo yang juga merupakan rumah khas
Image of page 42
Image of page 43

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 45 pages?

  • Spring '19
  • Iman Hilman

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture