Penurunan titik beku adalah selisih antara titik beku

This preview shows page 23 - 26 out of 31 pages.

Penurunan titik beku adalah selisih antara titik beku pelarut dan titik beku larutan dimana titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarut. Titik beku pelarut murni seperti yang kita tahu adalah 0 0 C dengan adanya zat terlarut misalnya saja gula yang ditambahkan ke dalam air maka titik beku larutan ini tidak akan sama dengan 0 o C melainkan akan menjadi lebih rendah di bawah 0 o C itulah penyebab terjadinya penurunan titik beku yaitu oleh masuknya suatu zat terlarut atau dengan kata lain cairan tersebut menjadi tidak murni, maka akibatnya titik bekunya berubah (nilai titik beku akan berkurang). B. Hipotesis Titik beku larutan urea akan lebih rendah dari pada air suling, hal ini dikarenakan di air suling tidak ada penambahan zat terlarut, sedangkan di larutan urea ada penambahan zat terlarut. Sehingga larutan urea mengalami proses pembekuan yang lebih lama. BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian a. Alat dan Bahan 1. Gelas plastik
2. Tabung reaksi 3. Pengaduk kaca 4. Termometer 5. Garam dapur 6. Air suling 7. larutan Urea 8. Butiran ES b. Langkah kerja 1. Masukkan butiran es kedalam gelas plastic hingga tiga perempat volume gas,tersebut dan tambahkan 8 sendok garam dapur,aduk campuran es dan garam dapur tersebut 2. Isi tabung reaksi dengan air suling kira kira setinggi 5 cm dan celupkan tabung tersebut kedalam tabung plsik yang berisi campuran es dan garam dapur 3. Masukkan pengaduk kaca dalm tabung reaksi dan gerakkan naik turun sehinnga air suling dalam tabung tersebut membeku 4. keluarkan tabung reaksi dari gelas plastiik dang anti pengaduk kaca dengan thermometer,ketika es dalam tabung tersebut mencair catat suhu yang terbaca dalam thermometer.suhu ini merupakan titik beku air suling murni 5. Ulangi langkah 1-4 untuk menentukan titik beku lrutan urea dalam air. B. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Sebab dalam memperoleh data, kami melakukan percobaan langsung untuk membandingkan titik beku aquades dan suatu larutan x. C. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 24 September 2013 bertempat di kelas XII IPA 3 D. Biaya Penelitian Penelitian ini menghabiskan biaya sebesar Rp 4000,- dengan rincian biaya sebagai berikut: 1. Es Balok Rp 1.000,- 2. Garam Rp 1.000,- E. Objek Penelitian Objek penelitian yang kami gunakan adalah air suling dan urea
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Perbandingan Titik Beku Air suling dan Urea a. Larutan Air suling No Tf (Titik Beku) 1 0 0 C b. Urea No Tf (Titik Beku) 1 -4 0 C B.Jawaban dari rumusan masalah 1. Fungsi dari campuran butiran butiran es batu dengan garam pada penurunan titik beku adalah : Kalau es batu fungsinya sebagai bahan untuk membekukan larutan yang akan diperiksa titik bekunya.Sedangkan Garam fungsinya sebagai zat yang menurunkan titik beku es batu sehingga es batu tidak akan membeku pada suhu 0°C, sehingga ketika sebuah tabung reaksi diletakkan didalam gelas kimia, akan terbentuk sebuah sistem antara larutan es batu yang suhunya 0°C dengan larutan uji yang ada didalam tabung reaksi. 2. Titik beku Air suling dalam percobaan ini adalah = 0 0 C ini terjadi karena air suling merupakan pelarut murni yang tidak tercampur dengan zat zat lain. seperti yang kita ketahui

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture