dan diperkuat dengan gaji yang kurang mencukupi membuat polisi lalu lintas 123

Dan diperkuat dengan gaji yang kurang mencukupi

This preview shows page 139 - 142 out of 184 pages.

dan diperkuat dengan gaji yang kurang mencukupi membuat polisi lalu lintas
Image of page 139
123 seperti yang sering kita dengar kerap melakukan pungutan liar pada pengguna jalan yang melakukan kesalahan. Selain itu, polisi yang melakukan disersi atau lari dari tugas, pencurian, juga dimungkinkan terjadi karena disebabkan oleh kelelahan fisik dan psikis. Berlanjut pada variabel kedua, yaitu konflik peran yang terdiri dari time based conflict, strain based conflict dan behavior based conflict . Dalam penelitian diperoleh hasil analisis regresi yang menjelaskan bahwa time based conflict, strain based conflict dan behavior based conflict , tidak berpengaruh secara signifikan terhadap stres kerja pada polisi lalu lintas karena ketiga variabel tersebut memiliki sig > 0.05, tetapi ketiganya memiliki koefisien yang positif terhadap stres kerja pada polisi lalu lintas. Hasil ini juga diperkuat dengan komunikasi personal yang dilakukan oleh peneliti di awal penelitian dengan Kabag polisi lantas bagian Laka Jakarta Timur, ia berpendapat bahwa konflik keluarga tidak terlalu menjadi salah satu penyebab stresful pada polisi lalu lintas. Berdasarkan hasil penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa ternyata faktor dalam diri individu tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap stres kerja pada polisi. Berlanjut pada variabel berikutnya yaitu pengembangan karir, seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa faktor ini memberikan sumbangan sebesar 5,4 % dan variabel pengembangan karir ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap stres kerja. Hal ini sesuai dengan teori Munandar (2006) yang mengatakan pengembangan karir merupakan pembangkit stres potensial yang mencakup ketidakpastian kerja, promosi yang kurang dan promosi yang berlebih.
Image of page 140
124 Penelitian yang menyoroti permasalahan pengembangan karir yaitu penelitian Einsenberg (Stratton,1978) yang memperoleh hasil penelitian bahwa karir dalam hal promosi yang kurang adalah salah satu yang menjadi stresor pada polisi. Kemudian dalam penelitian ini karena pengembangan karir memiliki koefisien regresi yang positif maka dapat diasumsikan bahwa seorang polisi lalu lintas dengan pengembangan karir yang tinggi cenderung lebih mudah mengalami stres kerja. Sedangkan seorang polisi lalu lintas dengan pengembangan karir rendah cenderung tidak mengalami stres kerja. Pada variabel keempat yaitu iklim organisasi diperoleh hasil analisis regresi yang menjelaskan bahwa iklim organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap stres kerja pada polisi lalu lintas tetapi memiliki koefisien regresi yang positif. Teori iklim organisasi yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada teori Kolb & Rubin (1984, Rani, 2007) yang menjelaskan bahwa iklim organisasi merupakan suatu perangkat manajemen yang efektif untuk memadukan motivasi individu dengan tujuan serta tugas-tugas dalam organisasi.
Image of page 141
Image of page 142

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 184 pages?

  • Winter '20
  • MS.
  • The Land

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes