gedung atau bangunan peralatan kantor kendaraan dan mesin mesin produksi

Gedung atau bangunan peralatan kantor kendaraan dan

This preview shows page 2 - 4 out of 10 pages.

gedung atau bangunan, peralatan kantor, kendaraan, dan mesin-mesin produksi. Berdasarkan Standar Akuntansi Indonesia (IAI) yaitu PSAK No.16 tentang perlakuan akuntansi aset tetap yang diterapkan harus sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga laporan keuangan perusahaan menunjukkan nilai yang wajar, benar, dan terpercaya. Tahun 2014 sampai 2016 perusahaan sering mengalami penjualan maupun pertukaran mesin produksi terutama bagian winding dan penjualan armada bis yang dijual secara rongsok. Berdasarkan fenomena tersebut penulis tertarik untuk mengadakan penelitian. bagaimana perlakuan akuntansi aset tetap yang dilakukan oleh PT Pisma Putra Textile.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi aset tetap dan menganalisis kesesuaian perlakuan akuntansi aset tetap yang diterapkan pada PT Pisma Putra dengan PSAK No. 16. I. Tinjauan Pustaka 1. Aset Tetap Banyak ahli dalam bidang akuntansi telah mengemukakan pendapatnya mengenai apa yang dimaksud dengan aset tetap menurut pengertian akuntansi. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut : Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (PSAK 2011:16:5) dijelaskan bahwa : aset tetap adalah aset berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun lebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun”. Kusnadi (2012:142) memberikan pengertian : “aset tetap adalah semua benda yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki
Image of page 2
RISET & JURNAL AKUNTANSI Volume 2 Nomor 2 Agustus 2018 e ISSN : 2548-9224 p ISSN : 2548-7507 17 nilai guna ekonomis serta mempunyai umur (masa) manfaat lebih dari satu periode akuntansi (satu tahun) dan diakui serta diukur berdasarkan prinsip akuntansi yang diterima umum”. Soemarso (2010:23) menyatakan bahwa, “aset tetap adalah aset yang jangka waktu pemakaiannya lama, digunakan dalam kegiatan perusahaan, dimiliki tidak untuk dijual kembali dalam kegiatan normal perusahaan, serta nilainya cukup besar”. berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa aset tetap perusahaan adalah semua benda berwujud yang dimiliki perusahaan dan memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun serta tidak dimaksudkan untuk dijual. Pencatatan dan pengawasan aset tetap dapat diklasifikasikan menurut jenisnya yaitu 1 Aset tetap berwujud contohnya lahan atau tanah, banunan,mesin, peralatan, perabot, kndaraan, prasarana. 2 Aset tetap tidak berwujud contohnya paten, merk dagang, hak cipta, goodwill. (Kusnadi : 2012) A. Pengakuan Aset Tetap Suatu benda berwujud harus diakui sebagai suatu aset dan dikelompokkan sebagai aset tetap bila : 1) Besar kemungkinan bahwa manfaat keekonomian dimasa yang akan datang yang berkaitan dengan aset tetap tersebut akan mengalir kedalam perusahaan. 2) Biaya perolehan aset dapat diukur secara andal Suatu aset diakui sebagai aset tetap jika perusahaan sudah memperkirakan menggunakan aset tersebut selama lebih dari satu periode (PSAK 2011:16) B. Pengukuran Aset Tetap setelah pengakuan awal aset tetap Berdasarkan PSAK No.16 (2011:13) menyatakan, “Suatu benda berwujud yang memenuhi kualifikasi untuk diakui sebagai
Image of page 3
Image of page 4

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 10 pages?

  • Fall '19
  • Professor

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture