6 Sesar geser se arah jurus Peusangan di Acin Sumatra Utara disusun oleh Tjia

6 sesar geser se arah jurus peusangan di acin sumatra

This preview shows page 8 - 11 out of 44 pages.

Gambar 2.6 Sesar geser se arah jurus Peusangan di Acin, Sumatra Utara disusun oleh Tjia (1977). Legenda: 1) Si ngkapan Paleogen 2) Int rusi 3) Se sar geser kanan 4) Se sar geser kiri 5) Se sar normal 6) Ar ah lipatan Tersier 7) Pi nggir barat dari basin
Image of page 8
Gemorfologi Indonesia Bab 2 Verstappen tarik kulit bumi tersebut dibangkitkan oleh gerakan lempeng yang belum diterjemahkan ke dalam subduksi tetapi terlepas secara lateral sepanjang sistem sesar Semangko. Gerakan lateral pertama kali terbukti ketika dilakukan survei geodetik awal 1892, gempa bumi yang terjadi di Tapanuli dan titik triangulasi yang terletak bersebelahan terhadap sesar yang menunjukkan pergeseran (Muller, 1895; Katili dan Hehuwat, 1966; Bonafede et al, 1992). Titik-titik triangulasi yang terletak di puncak Gunungapi Malintang dan Sorikmerapi dan Simadondong, terletak di sebelah barat sesar, bergerak 1,2 hingga 1,3 m ke arah barat laut, dan satu di Torsi Hite, 12 km di sebelah timur sesar bergerak 0,6 m ke arah tenggara. Kejadian yang lebih baru, gerakan sesar dextral dengan besaran yang sama setelah terjadi gempa bumi di bagian lain dari Pegunungan Barisan, seperti yang terjadi di dataran tinggi Padang (Visser, 1927) dan Bengkulu (Kraeff, 1952). Kejadian geomorfologikal, seperti kejadian sungai yang berganti arah, studi ini penuh dengan kesulitan karena perubahan arah aliran sungai yang memotong sesar juga dipengaruhi oleh kemiringan lereng umum dari medannya. Kejadiannya hanya dapat dibuktikan jika diperoleh adanya sungai dextral yang alirannya berganti arah ke hulu. Gambar 2.8 menunjukkan satu contoh dari Tanobato, di utara Gunungapi Sorikmerapi, Tapanuli. Mata air panas dan variasi kenampakan vulkanik menjadi bukti terhadap aktifitas sistem sesar. Gambar 2.9 menunjukkan basin kecil Taluk di Sumatra Selatan 23 Gambar 2.7 Citra Landsat yang menunjukkan Blok Bengkulu yang miring ke arah laut di Sumatra Selatan. Sesar geser Semangko,menjadi batas sisi timur, ditempati oleh vulcano-tektonik Danau Ranau. Skala 1:1.000.000.
Image of page 9
Gemorfologi Indonesia Bab 2 Verstappen Gambar 2.8 Foto udara vertikal yang menunjukkan sungai mati dextral di Tanobato; zona sesar Semangko di utara Vulkan Sorikmerapi, Tapanuli. Skala 1: 25.000. Gambar 2.9 Foto udara vertikal dari basin tarikan Taluk, Tapanuli, Sumatra utara. Skala 1:20.000. hasil gaya tarik (pull-apart ). Contoh lain hasil tarikan adalah depresi kecil Suoh, yang terletak agak jauh ke selatan di zona Semangko. Eksplosi uap air panas terjadi disini pada tahun 1933 (Stehn, 1934) ketika air freatik turun melalui bidang sesar hingga dalam kemudian terpanasi hingga mencapai titik didih. Penulis mempelajari situasi tersebut di bagian baratlaut depresi tahun 1954. Pembentukan sejumlah depresi vulkano-tektonik, baik di dalam zona Semangko (Danau Ranau) maupun di luarnya (Danau Toba), akan didiskusikan pada Bab 4 tentang bentuklahan vulkanik. Telah dipertimbangkan argumen masa lalu bahwa vulkanisme, khususnya ignimbrit, mempunyai peranan penting dalam proses pembentukannya. Sekarang umumnya telah dimengerti bahwa depresi vulkano-
Image of page 10
Image of page 11

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 44 pages?

  • Spring '15

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture