Secara geologik pulau Sulawesi sangat labil karena dilintasi patahan kerak bumi

Secara geologik pulau sulawesi sangat labil karena

This preview shows page 8 - 10 out of 13 pages.

Secara geologik pulau Sulawesi sangat labil karena dilintasi patahan kerak bumi lempeng Pasifik dan merupakan titik tumbukan antara Lempeng Asia, Lempeng Australia dan Lempeng Pasifik. Secara geologis, Pulau Sulawesi dan sekitarnya merupakan daerah kompleks. Kompleksitas ini disebabkan oleh konvergensi antara tiga lempeng litosfer: lempeng Australia yang bergerak ke utara, lempeng Pasifik bergerak kearah barat, dan lempeng Eurasia selatan- tenggara-bergerak. Sulawesi dikelilingi oleh basin – basin dan palung laut dalam, yaitu di sebelah barat palung Makasar dalamnya 2.000 – 2.500 m, sebelah utara basin Sulawesi dalamnya 5.000 – 5.500 m, sebelah timur ada laut Maluku dalamnya lebih dari 4.000 m, sebelah timur dengan Maluku Selatan ada basin Banda Utara dalamnya antara 4.500 – 5.000 m, sebelah utara ada basin Banda Selatan dan Laut Flores dalamnya masing-masing 4.500 m dan 5.000 m. rangkaian pegunungan mencapai tinggi lebih dari 3.000 m, sehingga perbedaan relief di Pulau Sulawesi dan sekitarnya sangat besar yaitu 7.000 – 8.000 m.
Image of page 8
a.Lengan Utara Sulawesi Meliputi propinsi Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan sulawesi Utara Mempunyai bentuk berkelok-kelok. Terdapat gunung api yang masih aktif (Gunung Colo). Terdapat banyak patahan (Patahan Palu dan Patahan Gorontalo). Dipisahkan dari lengan timur oleh Teluk Tomini. DAS sempit, sungai pendek dan morfologinya kasar serta banyak perbukitan dan pegunungan 1)Seksi Minahasa Seksi Minahasa merupakan ujung timur dari lengan utara Sulawesi dengan arah timur laut barat daya. Bagian ini bersambung dengan punggungan Sangihe ( Sangihe Ridge ), dicirikan oleh aktifitas vulkanis, sehingga merupakan volcanic inner arc . Batuannya, terutama endapan gunung api Kwarter sedangkan endapan marine hanya berupa endapan pantai Post – Tersier dan koral yang terangkat. Ke arah selatan vulkanik dan marine Neogen, tetapi sedikit vulkanik muda. Bagian selatan merupakan peralihan ke seksi Gorontalo. 2)Seksi Gorontalo Seksi Gorontalo adalah bagian tengah dari lengan utara Sulawesi dengan arah timur – barat. Vulkanisme pada seksi ini sudah padam, lebar Gorontalo sekitar 35 – 110 km, tapi bagian barat menyempit 30 km (antara Teluk Dondo di pantai utara dan Tinombolo di pantai selatan). Di sini arah utama berubah dari timur – barat melalui arah timur laut – barat daya menjadi utara – selatan. Gorontalo dilintasi sebuah depresi menengah yang memanjang yaitu sebuah jalur antara rangkaian pegunungan di pantai utara dan pegunungan di pantai selatan. Depresi ini disebut zona Limboto yang dibentuk oleh lembah – lembah dari Sungai Panguat, Randangan, Paguyaman, danau Limboto, Bone dan Ongkang Dumoga. Lapisan batuan tua yang tersingkap adalah batuan sekis kristalin, batuan sedimen merine (Mesozoikum Muda dan Tersier Bawah), granit dan tonalit (lebih muda dari Eosen) dan batuan vulkanis (lebih tua dari Meosen).
Image of page 9
Image of page 10

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 13 pages?

  • Spring '19
  • universitas indonesia

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture