4 Depletion Drive Reservoir Perkiraan reservoir ini sangat berperan terhadap

4 depletion drive reservoir perkiraan reservoir ini

This preview shows page 12 - 16 out of 36 pages.

Gambar III.4. Depletion Drive Reservoir Perkiraan reservoir ini sangat berperan terhadap perencanaan penyebaran sumur- sumur produksi. Dalam perencanaan penyebaran sumur produksi umumnya berhubungan dengan beberapa masalah antara lain berapa jumlah sumur yang dapat dibor, spasi sumur tersebut, dan pola penyebaran sumurnya, sehingga kandungan hydrocarbon dalam reservoir dapat terkuras secara maksimal dan menghasilkan keuntungan ekonomis yang maksimal. Untuk mencapai hal-hal tersebut, maka harus dipahami faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan penyebaran sumur yaitu, distribusi cadangan termasuk geometri (bentuk dan ukuran) cadangan, distribusi produktivitas, struktur geologi dan posisi struktur serta mekanisme pendorong reservoir. Sebelum membicarakan karakteristik dari fluida reservoir akan lebih baik kita memahami diagram fasa antara Tekanan dan Temperatur.
Image of page 12
Gambar III.5 Diagram Fasa Fluida Reservoir Dari diagram fasa diatas Fluida reservoir itu diklasifikasikan berdasarkan kuantitas fasa ringan dan beratnya yang menyesuaikan terhadap penambahan Tekanan dan temperature tertentu. Fluida reservoir diklasifikasikan menjadi : 1. Black Oil ( Low Shrinkage Oil ) 2. Volatile Oil ( High Shrinkage Oil ) 3. Retrograde gas Condensate 4. Wet Gas 5. Dry Gas Gambar III.6 Klasifikasi Fluida Reservoir Setelah memahami pembagian barulah kita membicarakan mengenai karakteristik dari fluida reservoir itu sendiri. Karakteristik fluida reservoir itu dipengaruhi oleh sifat fisik dari fluida itu sendiri yaitu :
Image of page 13
1. Kelarutan Gas Dalam Minyak (Rs) Dari grafik dibawah dapat dilihat pengaruh tekanan terhadap kelarutan gas dalam minyak dimana akan konstan ketika diatas tekanan bubble point. Saat mencapai bubble point semakin rendah tekanannya maka akan terjadi penurunan harga dari kelarutan gas dalam minyak (Rs). Gambar III.7 Pressure vs Kelarutan Gas dalam Minyak 2. Faktor Volume Formasi Minyak (Bo) Dari grafik di bawah dapat dilihat bahwa setiap penurunan tekananakanmembuat Bo meningkat sampai mencapai Tekanan bubble point . Setelah mencapai bubble point ketika tekanan terus turun membuat Bo akan menjadi turun karena adanya pembebasan gas dari oil yang membuat volume menurun. Gambar III.8. Pressure vs Faktor Volume Formasi 3. Viskositas Oil Dari grafik di bawah dapat dilihat bahwa pada tekanan diatas bubble point
Image of page 14
setiap penurunan tekanan akan membuat viskositas dari oil akan menurun sampai pada tekanan bubble point . Setelah mencapai bubble point akan terjadi pembebasan gas dan membuat meningkatnya viskositas setiap penurunan tekanannya karena menghilangnya fasa ringan dari oil tersebut. Gambar III.9. Pressure vs Viskositas Minyak 4. Kompresibilitas Minyak Adalah salah satu sifat fluida, yaitu seberapa mudah volume dari suatu massa fluida dapat diubah apabila terjadi perubahan tekanan, artinya seberapa mampu-mampatkah fluida tersebut.
Image of page 15
Image of page 16

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 36 pages?

  • Winter '14
  • ir. sugiatmo kasmungin

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture