Oleh karena itu penganekaragaman pertanian diversifikasi pertanian merupakan

Oleh karena itu penganekaragaman pertanian

This preview shows page 280 - 282 out of 456 pages.

Oleh karena itu, penganekaragaman pertanian (diversifikasi pertanian) merupakan suatu langkah pertama yang cukup logis dalam masa transisi dari pertanian tradisional (subsisten) ke pertanian modern (komersial). Pada tahap ini, tanaman-tanaman pokok tidak lagi mendominasi produk pertanian karena tanaman-tanaman perdagangan yang baru, seperti buah-buahan, kopi, teh sudah mulai dijalankan bersama dengan usaha petemakan yang masih relatif sederhana. Kegiatan-kegiatan baru tersebut kiranya dapat meningkatkan produktivitas pertanian yang sebelumnya di sektor ini sering terjadi fenomena pengangguran tidak kentara. Usaha-usaha ini terutama sekali sangat diperlukan di sebagian besar NSB, di mana angkatan kerja di daerah perdesaannya relatif melimpah sehingga perlu dimanfaatkan dengan lebih baik dan efisien. Sebagai contoh, seandainya tanaman pokok menggunakan sumber daya tanah hanya sebagian waktu dalam setahunnya maka tanaman-tanaman perdagangan bisa ditanam pada waktu-waktu yang senggang. Upaya ini bukan hanya memanfaatkan tanah yang menganggur, namun juga memanfaatkan tenaga kerja yang ada di dalam keluarga.
Image of page 280
e ESPA4229/MODUL 6 6.31 Selain hal tersebut, penggunaan alat-alat sederhana, seperti traktor kecil dan hewan penarik bajak, dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Akhirnya, penggunaan bibit-bibit yang lebih baik (bibit unggul), pupuk, dan irigasi yang baik juga dapat meningkatkan produk pertanian. Dengan demikian, para petani dapat memperoleh surplus produksi yang dapat dijual ke pasar. Selain itu, penganekaragaman pertanian juga dapat memperkecil dampak kegagalan panen tanaman pokok dan memberikan jaminan kepastian pendapatan yang sebelumnya tidak pemah ada. Keberhasilan atau kegagalan dari setiap upaya untuk men- transformasikan pertanian tradisional tidak hanya tergantung pada keterampilan dan kemampuan para petani dalam meningkatkan produktivitasnya, namun juga tergantung pada kondisi-kondisi sosial, komersial, dan kelembagaan setempat. 3. Pertanian Modern Pertanian modern atau dikenal juga dengan istilah pertanian yang terspesialisasi menggambarkan tingkat pertanian yang paling maju. Keadaan demikian dapat kita lihat di negara-negara industri yang sudah maju. Pertanian spesialisasi ini berkembang sebagai respons terhadap pembangunan di bidang lainnya, dan iramanya sejalan dengan pembangunan yang menyeluruh di bidang-bidang lain dalam perekonomian nasional. Kenaikan standar hidup, kemajuan biologis dan teknologi, serta perluasan pasar-pasar nasional dan internasional merupakan motor yang penting bagi pembangunan ekonomi nasional. Dalam pertanian modern (spesialisasi), pengadaan pangan untuk kebutuhan sendiri dan jumlah surplus yang dapat dijual, bukan lagi merupakan tujuan pokok. Keuntungan (profit) komersial murni merupakan ukuran keberhasilan dan hasil maksimum per hektar dari hasil upaya manusia (irigasi, pupuk, pestisida, dan bibit unggul) serta sumber daya alam.
Image of page 281
Image of page 282

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 456 pages?

  • Spring '20

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes