4 Jelaskan pengelompokan bank menurut kegiatan usaha bentuk badan usaha dan

4 jelaskan pengelompokan bank menurut kegiatan usaha

This preview shows page 4 - 7 out of 7 pages.

4. Jelaskan pengelompokan bank menurut kegiatan usaha, bentuk badan usaha, dan pendirian dan kepemilikan serta target pasar? Berikan contoh! Jawab: Jenis bank menurut kegiatan usaha: a. Bank umum, adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Contoh: BNI, BRI, Bank Danamon, BCA, Bank Mandiri, dan lain lain. b. Bank Perkreditan Rakyat (BPR), adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Contoh: Bank Supra, Bank Wijayamulya Sentosa, Bank-bank Umum(BNI, BRI, BCA,dll) Jenis bank menurut bentuk usaha: Untuk memperoleh izin usaha sebagai bank umum atau BPR, suatu lembaga keuangan wajib memenuhi persyaratan mengenai: Susunan organisadsi dan permodalan Permodalan Kepemilikan Keahlian di bidang perbankan Kelayakan rencana kerja Badan hukum suatu bank umum dapat berupa: Perseroan terbatas Koperasi Perusahaan daerah Sedangkan badan hukum BPR dapat berupa: Perusahaan daerah Koperasi Perseroan terbatas Bentuk lain yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah
Image of page 4
Jenis bank menurut kepemilikan dan pendirian a. Bank umum a.1. Pendirian Bank umum hanya dapat didirikan dan melakukan kegiatan usaha dengan Izin Direksi Bank Indonesia oleh: - WNI dan atau Badan Hukum Indonesia - WNI dan atau badan hukum Indonesia dengan warga negara asing dan atau badan hukum asing secara kemitraan. a.2. Persetujan prinsip Permohonan untuk mendapatkan persetujuan prinsip diajukan sekurang-kurangnya oleh seotrang calon pemilik kepada Direksi Bank Indonesia sesuai dengan format yang telah ditentukan dan dilampiri: Rancangan akta pendirian badan hukum Data kepemilikan Rencana susunan organisasi Rencana kerja untuk tahun pertama Bukti setoran modal sekurang-kurangnya 30% dari modal disetor minimum. Surat pernyataan dari caon pemegang saham bagi bank yang berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas/Perusahaan Daerah atau dari calon anggota bagi bank yang berbentuk badan hukum koperasi. a.3. Izin Usaha Permohonan untuk mendapatkan izin usaha diajukan oleh direksi bank kepada Direksi Bank Indonesia sesuai dengan format yang telah ditentukan dan dilampiri dengan: - Akta perdirian badan hukum - Data kepemilikan - Daftar susunan dewan komisaris dan direksi - Susunan organisasi serta sistem dan prosedur kerja, termasuk susunan personal. - Bukti pelunasan modal disetor minimum, dalam bentuk fotocopy bilyet deposito pada bank di Indonesia dan atas nama ”Direksi Bank Indonesia” - Bukti kesiapan operasional - Surat pernyataan tidak merangkap jabatan melebihi ketentuan bagi anggota dewan komisaris - Surat pernyataan tidak merangkap jabatan bagi anggota direksi
Image of page 5
a.4. Kepemilikan Kepemilikan bank oleh badan hukum Indonesia setinggi-tingginya sebesar modal sendiri bersih. Modal sendiri bersih merupakan: Penjumlahan dari modal disetor, cadangan dan laba, dikurangi penyertaan dan
Image of page 6
Image of page 7

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 7 pages?

  • Spring '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture