Stres kerja yang dialami seorang perawat bisa berasal

Info icon This preview shows pages 14–17. Sign up to view the full content.

Stres kerja yang dialami seorang perawat bisa berasal dari berbagai aspek, salah satunya dari shift kerja. Karena perawat yang mendapat shift kerja pada pagi dan siang akan mengalami kelelahan yang berbeda dengan perawat yang mendapat shift kerja pada malam hari. Karyawan yang bekerja pada periode shift kerja pagi dan sore tidak mengalami stres berarti karena
Image of page 14

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

3 mereka dapat istirahat sesuai dengan irama biologis tubuh. Mereka dapat istirahat manakala tubuh membutuhkan waktu untuk istirahat. Tetapi karyawan yang bekerja pada shift kerja malam hari berhadapan dengan kondisi yang bertentangan dengan irama biologis tubuh. Mereka terpaksa tidak dapat istirahat yang berakibat pada kelelahan fisik mereka. Mereka akan mendapatkan kesulitan menghadapinya karena kondisi mereka yang sangat lelah (Marif, 2013 dalam Widyasari, 2010). Kerja shift malam lebih tinggi tingkat stresnya dibandingkan dengan shift pagi dan shift siang (Marchelia, 2014) Karyawan tersebut akan merasakan kantuk yang berat, sakit kepala, badan lemah karena nafsu makan berkurang. Di samping itu, karyawan juga akan mengalami kesulitan berpikir, sulit berkonsentrasi, tidak tekun dalam bekerja, dan kurang percaya diri. Karyawan tersebut akan mengalami depresi dan kehilangan inisiatif. Kelelahan ini disebut juga kelelahan klinis. Kelelahan kerja adalah aneka keadaan yang disertai penurunan efisiensi dan ketahanan dalam bekerja, yang dapat disebabkan oleh kelelahan yang sumber utamanya adalah mata (kelelahan visual), kelelahan fisik umum, kelelahan syaraf, kelelahan oleh lingkungan yang monoton, dan kelelahan oleh lingkungan kronis terus-menerus sebagai faktor secara menetap (Widyasari , 2010). Depresi atau tingkat stres kerja akan makin meningkat bila hubungan karyawan tersebut dengan atasannya bermasalah (Widyasari, 2010).
Image of page 15
4 Pada umumnya stress dipandang sebagai kondisi negatif. Namun stress dalam tingkatan tertentu, dapat memicu kinerja karyawan menjadi lebih baik karena stress muncul akibat dari tekanan-tekanan baik dari atasan, maupun persaingan di lingkungan kerja. Ini dapat terjadi karena stress dalam tingkatan tertentu dapat memicu karyawan untuk menciptakan gagasan- gagasan yang inovatif untuk menyelesaikan masalah dan pekerjaan sehingga stress menjadi suatu keadaan yang konstuktif. Misalnya seseorang mempunyai target tertentu dalam pekerjaannya yang mengharuskannya untuk mengerahkan lebih banyak tenaga maka orang tersebut akan mengalami stress hingga target pekerjaannya tercapai dan mencapai kinerja kerja, dan juga tingkat stress yang dialami akan menurun. Namun jika target tersebut terlalu tinggi dan tidak dapat dicapai atau perlu usaha yang sangat keras untuk menyelesaikannya, maka seseorang akan mengalami tingkat stress yang berlebih dan pada akhirnya akan berdampak pada penurunan kinerja kerja.
Image of page 16

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

Image of page 17
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.
  • Fall '15

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern