flow bottom hole pressure survey a Static bottom hole pressure survey

Flow bottom hole pressure survey a static bottom hole

This preview shows page 23 - 26 out of 59 pages.

flow bottom hole pressure survey . a. Static bottom hole pressure survey Pengukuran ini dilakukan dengan memproduksikan sumur dengan laju alir konstan kemudian menutup sumur hingga mencapai keaadan statis ( build up ) . SB HP juga sering dilakukan pada sumur yang ditutup, keadaan fluida telah statik, ini karena tekanan hidrostatik lebih besar dari tekanan reservoir sehingga fluida tidak mampu lagi untuk sembur alam. Survey bertujuan untuk melihat kembali kemamp uan reservoir sumur dan kandungan di dalam lubang sumur dengan acuan gradient tekanan per kedalaman TVD, serta mendapatkan parameter–parameter lubang su mur yaitu permeabilitas, skin factor , delta P skin dan heterogenitas reservoir tentu nya dengan analisis lebih lanjut seperti pressure build up. b. Flow bottom hole pressure survey FBHP survey merupakan pengukuran dengan terlebih dahulu menutup su mur kemudian membuka sumur ( drawdown ) . Survey ini biasanya dilakukan pada sumur–sumur yang produktif yang bertujuan agar tidak menghentikan produksi pe rusahaan. 3.5.2 Electric memory Recorder Dalam pengujian sumur terdapat alat yang digunakan yang disebut dengan EMR ( Electric Memory Recorder ). Alat tersebut digunakan untuk embaca 23
Image of page 23
tekanan dan suhu yang dilakkukan dengan cara memasukkan rangkaian EMR tool ke dalam sumur sampai mencapai total kedalaman dan kemudian alat akan melakukan pembacaan harga tekanan dan suhu pada interval-interval kedalaman tertentu pada selang waku perekaman yang ditentukan. Secara garis besar EMR terdiri dari termomoter untuk pengukuran suhu dan pressure gauge untuk mengukur tekanan EMR diturunkan ke dalam sumur melalui Wireline Unit jenis Slickline. Berikut ini merupakan rangkaian EMR Tools terdiri dari a. Rope Socket/Cable Head b. Stem/pemberat rangkaian c. Knuckle Joint d. EMR 3.6. Panametric Panametrik merupakan salah satu alat yang dapat mengukur laju aliran suatu fluida. Fluida yang dapat dibaca adalah fluida berupa fresh water maupun saline water aliran ultrasonik ini menggunakan sepasang transduser, dengan setiap transduser dapat mengirim dan menerima sinyal ultrasonik yang dialirkan melalui fluida. Ketika fluida mengalir, waktu transit sinyal di arah downstream lebih pendek dari pada arah upstream . Perbedaan antara waktu transit ini sebanding dengan kecepatan aliran. Pengukur aliran mengukur perbedaan waktu ini dan menggunakan parameter pipa yang telah terprogram untuk menentukan laju aliran dan arah aliran. 24
Image of page 24
Berikut terdapat gambar yang menjelaskan tentang teori pengukuran aliran waktu transit Gambar 3.7 Teori pengukuran aliran waktu-transit Gambar di atas adalah tampilan pipa. Sinyal ultrasonik membutuhkan waktu t1 untuk melakukan perjalanan hilir antara transduser, sementara sinyal ultrasonik membutuhkan waktu t2 untuk melakukan perjalanan upstream antar transduser.
Image of page 25

Want to read all 59 pages?

Image of page 26

Want to read all 59 pages?

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 59 pages?

  • Fall '13

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture