g Pengerjaan Kembali Pengerjaan kembali adalah mengulangi apa yang telah

G pengerjaan kembali pengerjaan kembali adalah

This preview shows page 11 - 14 out of 21 pages.

g.Pengerjaan KembaliPengerjaan kembali adalah mengulangi apa yang telah dilakukan atassuatu data atau informasi. Misalnya suatu faktur penjualan, jumlahrupiah di faktur tersebut Rp. 5 juta. Auditor akan menghitung kembalidengan mengalikan kuantitas barang yang dijual dengan harga per unitdari barang tersebut, kemudian menguranginya jika ada diskon dansebagainya, sehingga diperoleh angka Rp. 5 juta.h.Bukti dari spesialisSpesialis adalah seorang yang memiliki keahlian atau pengetahuankhusus dalam bidang selain akuntansi dan auditing, misalnya pengacara,insinyur, geologist, ahli teknik dan lain – lain. Pada umumnya spesialisyang digunakan auditor bukan orang yang mempunyai hubungan denganklien. Auditor harus membuat surat perjanjian kerja dengan spesialis,tetapi tidak boleh menerima begitu saja hasil – hasil penemuan spesialistersebut.2.2Kertas Kerja AuditBerdasarkan SAS 41, working Papers(AU 339.03), menguraikan kertas kerja(working papers) sebagai catatan yang di simpan oleh auditor tentang prosedur audit
Background image
yang diterapkan, pengujian ayng dilaksanakan, informasi yang diperoleh, dankesimpulan tentang masalah yang dicapai dalam audit. Kertas kerja memberikan :1.Dukungan utama bagi laporan audit2.Cara untuk melakukan koordinasi dan supervisi audit3.Bukti bahwa audit dilaksanakan sesuai dengan GAAS2.2.1Isi Kertas Kerja AuditKertas kerja audit meliputi semua berkas yang dibuat mulai dari perencanaansampai dengan konsep laporan hasil audit, antara lain terdiridari: programaudit, hasil pemahaman terhadap pengendalian intern, analisis,memorandum,surat konfirmasi, pernyataan dari klien, ikhtisar dan salinan/copy daridokumen yang dikumpulkan, daftar atau komentar yang dibuat atau diperolehauditor, draft laporan hasil audit, dan sebagainya. Kertas kerja tidak hanyaberwujud kertas, tetapi dapat pula berupa pita magnetis, film, atau media yanglain. Kertas kerja berupa salinan/copy dokumen auditi diberi cap “COPYSESUAI ASLINYA, DIBERIKAN UNTUK AUDITOR” dan ditandatangani/paraf oleh petugas/counterpart yang ditugaskan manajemen.Secara lebih rinci dokumen yang terdapat pada kertas kerja audit harusmeliputi aspek-aspek berikut:a. Perencanaanb. Pengujian dan evaluasi terhadap kecukupan dan efektivitassistempengendalian internalc. Prosedur audit yang dilakukan, informasi yang diperoleh, analisayangdibuat dan kesimpulan yang dicapai oleh auditord.Review atas KKAe.Pelaporan hasil auditf.Monitoring tindak lajut terhadap hasil audit
Background image
2.2.2Pernyataan Kertas Kerja AuditKertas kerja audit memperlihatkan kecakapan teknis dan keahlianprofesionaldari auditor yang menyusunnya. Seorang auditor yang kompeten dalammelaksanakan tugasnya akan menghasilkan kertas kerja yang bermanfaat.Agarbermanfaat, kertas kerja harus lengkap, teliti, ringkas, jelas dan rapi:2.2.1 Kertas kerja yang lengkap :1)Berisi semua informasi utama, dengan pengertian semuainformasipenting harus dicantumkan dalam kertas kerja2)Tidak memerlukan penjelasan tambahan. Auditor harus
Background image
Image of page 14

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 21 pages?

  • Fall '20
  • Mr. Dailibas

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture