True eksperimental design yang sulit dilaksanakan ada

This preview shows page 6 - 8 out of 27 pages.

true eksperimental design yang sulit dilaksanakan. Ada dua bentuk desain quasi ekspeimental yaitu times series design dan non-equivalen control grup design. BAB V Populasi dan Sampel Pada bab ini Prof. Sugiyono memaparkan tentang pengertian populasi, sampel dan jenis – jenis sampel. Penulis mengatakan bahwa populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Adapun pengertian sampel menurut penulis yaitu bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Secara garis besar teknik pengambilan sampel terbagi menjadi dua yaitu probability sampling dan nonprobabillity sampling. Probability sampling terdiri atas simple random sampling (pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu; proportionate stratified random sampling (populasi mempunyai anggota/unsure yang tidak homogen dan berstrata secara proposional); disproportionate statisfied random sampling (menentukan jumlah sampel bila populasi berstrata tapi kurang proposional); area sampling (menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas). Adapun pengertian non-probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Penulis membagi nonprobability sampling menjadi beberapa bagian yaitu sampling sistematis (teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut); sampling kuota (teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah yang diinginkan); sampling isidental (teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel bila dipandang orang yang kebetulan ditemui cocok sebagai sumber data);
sampling jenuh ( teknik pengambilan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel); snowball sampling ( teknik penentuan sampel yang mula – mula jumlahnya kecil kemudian membesar). Dalam bab ini penulis juga memaparkan cara untuk menentukan ukuran sampel. Jumlah anggota sampel sering dinyatakan dengan ukuran sampel. Jumlah sampel yang diharapkan 100% mewakili populasi adalah sama dengan jumlah anggota populasi itu sendiri. Penulis memberi saran tentang ukuran sampel untuk penelitian yang dikutip dari buku Reseach Methods For Business yang ditulis oelh Roscoe ( 1982) adalah sebagai berikut : 1. Ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah antara 30 sampai dengan 500. 2. Bila sampel dibagi dalam kategori (misalnya pria- wanita,pegawai negri- swasta) maka jumlah anggota sampel setiap kategori minimal 30.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture