c Pendapatan atas transaksi valuta asing Pendapatan yang timbul dari transaksi

C pendapatan atas transaksi valuta asing pendapatan

This preview shows page 3 - 5 out of 11 pages.

c. Pendapatan atas transaksi valuta asing Pendapatan yang timbul dari transaksi valuta asing lazimnya berasal dari selisih kurs. Selisih kurs ini akan dimasukan kedalam pos pendapatan dalam laporan laba rugi. Laba rugi yang timbul dari transaksi valuta asing harus diakui sebagai pendapatan atau beban dalam perhitungan laba rugi periode berjalan. d. Pendapatan Operasional lainnya Yang dimasukan ke pos ini adalah pendapatan lainnya merupakan hasil langsung dari kegiatan lainnya yang merupakan kegiatan operasional bank yang tidak termasuk kedalam rekening. Pendapatan diatas, misalnya deviden yang diterima dari saham yang dimiliki. 2. Pendapatan Non Operasional Yang termasuk pendapatan non operasional adalah rupa-rupa pendapatan yang berasal dari aktifitas diluar usaha utama bank. 3. Pendapatan Luar Biasa Bank kadang kala mendapat keuntungan secara tiba-tiba yang tidak pernah diramalkan sebelumnya. Kuntungan ini merupakan suatu bentuk windfall profit, yang harus dicatat sebagai keuntungan atau pendapatan laur biasa. 4. Pendapatan Karena koreksi masa lalu Perkiraan-perkiraan yang harus dilaporkan sebagai koreksi masa lalu dan tidak diperhitungkan sebagai unsur laba periode berjalan adalah koreksi terhadap kesalahan laporan keuangan periode lalu. Kesalahan yang dimaksud adalah kesalahan perhitungan atau kesalahan dalam penerapan prinsip akuntansi yang tidak tepat atau tidak dapat diterima, kelalaian mencatat suatu transaksi, atau kejadian yang telah terjadi, dan kesalahan matematis. Koreksi masa lalu harus diungkapkan dalam laporan keuangan periode dimana koreksi dilakukan.
Image of page 3
ISSN 2303-1174 Jurike Rau, Analisis Pengakuan dan Pengukuran..… 490 Jurnal EMBA Vol.1 No.3 September 2013, Hal. 487-497 Pengakuan Pendapatan Pengakuan adalah proses untuk mencatat atau memasukan secara formal suatu pos dalam akun dan laporan keuangan entitas (Kieso, et al 2007:515). Salah satu masalah yang timbul dalam akuntansi adalah saat pengakuan pendapatan yang tepat, pendapatan diakui bila kemungkinan besar manfaat ekonomi akan mengalir keperusahaan dan manfaat ini dapat diukur secara objektif, apabila terjadi kesalahan dalam menentukan kapan saat pendapatan diakui, akan mempengaruhi besarnya laba/rugi yang akan diterima perusahaan. Ikatan Akuntan Indonesia (2009) mengatur kriteria pengakuan pendapatan kedalam kelompok penjualan yakni kriteria penjualan barang dan penjualan jasa. Jika hasil suatu transaksi yang meliputi penjualan jasa dapat diestimasi dengan andal, pendapatan sehubungan dengan transaksi tersebut harus diakui dengan acuan pada tingkat penyelesaian dari transaksi pada tanggal neraca PSAK no.23 (2009;23.8). Hasil suatu transaksi dapat diestimasi dengan andal bila seluruh kondisi berikut ini dipenuhi : 1. Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal; 2. Besar kemungkinan manfaat ekonomi sehubungan dengan teransaksi tersebut akan diperoleh perusahaan; 3. Tingkat penyelesaian dari suatu transaksi pada tanggal neraca dapat diukur dengan andal; dan 4.
Image of page 4
Image of page 5

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 11 pages?

  • Spring '20

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes