Mekanisme yang dapat didanai dan realistik dapat dikembangkan untuk membedakan

Mekanisme yang dapat didanai dan realistik dapat

This preview shows page 55 - 57 out of 93 pages.

Mekanisme yang dapat didanai dan realistik dapat dikembangkan untuk membedakan produk dari penebangan liar dan penebangan legal. Sebagian besar HPH dan perusahaan pengolahan kayu telah mengenal secara baik dengan sistem tatausaha kayu yang ada sekarang. Masalahnya adalah sistem itu tidak ditegakkan. Sistem baru yang sedang dikembangkan oleh TNC akan memberikan mekanisme lanjutan untuk digunakan oleh pihak ketiga mensertifikasi legalitas kayu, selama berbagai stakeholder menerima sistem tersebut. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tidak ada alasan untuk ragu bahwa sangat mungkin membedakan produk yang legal dari yang ilegal. Efektivitas biaya sistem ini sedang dijajagi, perbandingan biaya ini sedang diuji dan terlalu dini untuk berkomentar mengenai aspek tersebut. Begitu implikasi biaya sistem tersebut dinilai, perbandingan biaya dan harga premiumnya yang tersedia bagi perusahaan akan perlu dinilai juga jika sistem tersebut dianggap bisa didanai. Belajar dengan Mitra-mitra Aliansi bertujuan untuk memperluas konstituen di Indonesia dan meningkatkan penyadaran dan kepercayaan diantara konsumen pada pasar-pasar utama, mengenai proses, mekanisme, dan alat-alat yang dikembangkannya untuk mempromosikan pengelolaan hutan yang bertanggungjawab. Tujuan ini akan dicapai melalui penyebaran informasi mengenai kegiatan tersebut dan prestasi-prestasi Aliansi, termasuk pelajaran yang mereka pelajari. Dampak dari komponen ini harus mulai nyata dalam tahun kedua dan ketiga pekerjaan Aliansi. Untuk kegiatan tahun pertama, sangat bermanfaat untuk mempertimbangkan pandangan-pandangan dari stakeholder utama. Minat dan kepedulian mereka akan mempengaruhi hasil dari rekomendasi Aliansi dan sistem baru untuk sertifikasi dan konservasi hutan. Pandangan stakeholder yang menyangkut kegiatan spesifik dari Aliansi dilaporkan pada bagian berikutnya. Di sini kita melaporkan kepedulian secara umum dari stakeholder. Daftar lengkap diberikan dalam Lampiran III. Masyarakat Pedesaan, Masyarakat Sipil dan Sektor Swasta Masyarakat pedesaan sering berpartisipasi dalam kegiatan penebangan liar dan mengambil keuntungan darinya (Obidzinski 2003). Ada situasi di mana masyarakat pedesaan mengambil keuntungan dari kegiatan penebangan liar yang mungkin dianggap oleh masyarakat sebagai kegiatan yang sangat mengganggu pada lingkungan, yang akhirnya juga pada masyarakat lain. Sering, tetapi, mereka tidak memiliki pilihan
Image of page 55
50 Tindakan matapencaharian alternatif. Di lain waktu hukum-hukum yang bias menjadikan kegiatan matapencaharian masyarakat desa tersebut sebagai sesuatu yang kriminal. Sebagai contoh, masyarakat desa dipaksa hidup sebagai “perambah” karena hutan tersebut adalah milik negara. Pengurangan penebangan liar dapat mempengaruhi kehidupan secara negatif dalam situasi tertentu. Minat masyarakat lokal untuk mendukung mekanisme dan proses yang dikembangkan oleh Aliansi tidak seharusnya dianggap sesuatu yang ‘given’. LSM menekankan resiko bahwa sertifikasi akan begitu saja mengijinkan
Image of page 56
Image of page 57

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 93 pages?

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture